Gropyokan Massal Guna Kendalikan Hama Tikus secara Terpadu
Pati, 30 Juni – 2 Juli 2026 – Sebagai langkah nyata dalam menjaga produktivitas lahan dan mengamankan pertanaman dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), seluruh pegawai BRMP Lingkungan Pertanian melaksanakan aksi gerakan bersama (Gropyokan) pengendalian hama tikus. Aksi tanggap hama ini dipusatkan di kawasan lahan persawahan Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP), Balai Perakitan dan Pengujian Lingkungan Pertanian (BRMP Lingkungan Pertanian).
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh jajaran pegawai tampak antusias menyisir setiap sudut pematang sawah dan tanggul irigasi yang menjadi lokasi potensial sarang tikus. Guna memaksimalkan hasil, pengendalian dilakukan dengan menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), salah satunya menggunakan metode emposan atau fumigasi.
Dengan menggunakan alat emposan tikus (rat fumigator), petugas memasukkan belerang bersumber asap panas ke dalam lubang-lubang aktif tempat persembunyian tikus. Metode ini dipilih karena dinilai sangat efektif melumpuhkan hama tikus langsung di dalam sarangnya sebelum mereka sempat merusak tanaman padi di sekitarnya.
Manajer IP2MP, Hesti Yulianingrum, SP, MSc menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud komitmen bersama seluruh elemen pegawai untuk menjaga kualitas lahan uji coba dan instalasi modernisasi pertanian agar tetap produktif dan bebas dari ancaman gagal panen.
"Pengendalian hama tikus tidak bisa dilakukan secara perorangan, melainkan harus serentak dan berkelanjutan seperti melalui sistem Gropyokan seperti ini. Kehadiran seluruh staf di lapangan menunjukkan kekompakan kita dalam mengawal keberhasilan sektor pertanian modern," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui gerakan gropyokan yang intensif selama tiga hari ini, diharapkan populasi hama tikus di area IP2MP dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menjadi contoh penerapan standardisasi pengendalian OPT yang tepat, aman, dan efisien bagi ekosistem lingkungan pertanian sekitar.